Berita Inforamsi Bola Terbaru 2021
Program Intervensi Kemnaker Fokus Kurangi Kemiskinan Ekstrem di NTT | Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman | Dorong Pertumbuhan Pertashop, Menteri BUMN Apresiasi UMKM dan BUMDes | Dorong Pariwisata Pulau Komodo, BRI Peduli Berikan Dukungan Lewat Infrastruktur | Tunjukkan Kecintaan pada Batik Kesayanganmu Melalui Challenge #MudaBanggaBerbatik | BEKS, Suguhan Warung Rakyat Kaya Protein dengan Cita Rasa Madura | Tak Terima Ibu Dicela, Petani di Deli Serdang Bacok Teman hingga Tewas | Ganti Gaya Rambut, Ini Potret Terbaru Shandy Aulia Dipuji Makin Cantik Bak Remaja | Anak Bangsa Sehat dengan Bahan Pangan Lokal, Impian Nova Widiastuti Rintis Mekar Jaya | Visualnya Menggoda, Kare Kepiting Telur Bisa Kembalikan Nafsu Makan yang Sempat Sirna | Hampers Seafood, Ide Buah Tangan yang Lain dari Biasanya | BRI Catat Rekor Kapitalisasi Pasar Terbesar Sepanjang Sejarah | Warna-Warni Kue Manis Ini Cocok Dijadikan Kado Ulang Tahun Hingga Anniversary | Bingung Tentukan Makan Siang? Ayam Bumbu Ndeso dari Joglo Menoreh Patut Dicoba | Tips Menggunakan Eye Cream agar Hasilnya Optimal, Jaga Cantikmu Tanpa Terhalang Waktu |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Sering Dikira Kuliner Lokal, Ternyata Semur adalah Warisan Kuliner Belanda

Oleh : Rista Simbolon (Via Merdeka ) | Diterbitkan 3 Minggu yang lalu | Short link: https://carsreviewmagazine.com/link/9046412

Bagikan Ke : Facebook Twitter


Merdeka.com - Sebagai negara yang pernah menjadi koloni Belanda, tak heran jika sejumlah warisan kuliner Indonesia melebur dengan panganan dari negeri kincir. Bahkan tak sedikit makanan Indonesia yang merupakan hasil adaptasi dari masakan Belanda. Misalnya kue spekkoek, kroket yang diadaptasi dari kroketten atau annanas taart yang berubah menjadi kue kering nastar.

Bahkan ayam yang disuwar-suwir ternyata warisan Belanda. Menurut buku Rijsttafel: Budaya Kuliner di Indonesia Masa Kolonial 1870-1942 karya Fadly Rahman, ayam suwar-suwir berasal dari bahasa Belanda zwartzuur. Begitu juga dengan semur yang ternyata berasal dari negeri tulip. Bagaimana ceritanya?

Teori Sejarah Semur Indonesia

Meskipun bercitarasa lokal, ternyata sejarah semur bisa ditelusuri sampai ke kuliner Belanda. Menurut The Javanese, istilah semur berasal dari bahasa Belanda smoor(rebusan) atau smoren(merebus).

Sejarah memang menyebut daging kerbau dan kambing berbumbu yang direbus sudah dikenal sejak abad 9, tercantum di relief-relief candi di nusantara. Namun apakah olahan daging ini sama dengan semur yang dikenal sekarang masih belum diketahui.

Di negara asalnya, smoor adalah daging yang direbus bersama tomat dan bawang dalam waktu lama. Masakan ini dibawa ke Indonesia lewat dapur di kediaman para petinggi dan para nyai yang mereka peristri. Pada abad 17, smoor pun berkembang dari sekadar rebusan daging sapi dengan tomat dan bawang menjadi masakan kaya rempah berbumbu kecap manis yang merupakan produk khas Indonesia.

Variasi Resep Semur Khas Indonesia

© Wikimedia Commons/Gunawan Kartapranata

Menurut Groot Nieuw Oost-Indisch Volledig Kookboek, buku resep tertua yang diterbitkan pada masa Hindia Belanda setidaknya ada enam variasi resep semur, yaitu Smoor Ajam I, Ajam Smoor II, Smoor Ajam III, Smoor Bandjar van Kip, Smoor Bantam van Kip, dan Solosche Smoor van Kip.

Lambat laun, semur dengan citarasa lokal pun mulai bermunculan dan menjadi kuliner khas beberapa daerah. Antara lain semur jengkol yang sangat populer di kalangan warga Betawi.

Saat ini, semur bisa dibuat dari berbagai bahan. Mulai dari ayam, daging sapi, tahu, kentang, sampai telur rebus. Rempah yang digunakan variatif. Ada yang menambahkan cengkeh, kayu manis, bahkan jintan.

Kepingin mencicipi semur yang enak atau kuliner khas Indonesia lainnya? Cari panganan yang Anda ingin coba di sini.

Yuk PO Sekarang di ManisdanSedap! [tsr]



Sering Dikira Kuliner Lokal, Ternyata Semur adalah Warisan Kuliner Belanda | Bang Naga | on 5:59:46am Senin 18 Oktober 2021 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Sering Dikira Kuliner Lokal, Ternyata Semur adalah Warisan Kuliner Belanda
Description: Sering Dikira Kuliner Lokal, Ternyata Semur adalah Warisan Kuliner Belanda
Alamat: https://carsreviewmagazine.com/news/9046412/sering-dikira-kuliner-lokal--ternyata-semur-adalah-warisan-kuliner-belanda.html
Artikel Terkait















Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update


  • Terpopuler

  • Matikan AC Mobil Bikin Tenaga Mesin Lebih Maksimal, Mitos atau Fakta?
  • Bukan MotoGP, Ini Motor Balap Pertama yang Akan Jajal Sirkuit Mandalika
  • Simak Mobil Made in Indonesia yang Laris di Luar Negeri
  • Mulai Dilirik! Ini Penjualan Mobil Listrik dan Hybrid Terlaris di RI, Mana Jagoanmu?
  • Jos! Motor Balap yang Akan Berlaga di Sirkuit Mandalika Mulai Berdatangan
  • Bagnaia Sulit Terima Kenyataan Rossi Sang Guru Pensiun Akhir Musim
  • Dari Cileungsi ke Senegal, Segini Kandungan Lokal dan Spek Motor Gesits
  • Jangan Sembarangan, Ini Tips Merawat Cat Doff Sepeda Motor
  • Wih! Ada Sirkuit Drag Race Bertaraf Internasional di Surabaya, Bakal Rilis Desember
  • Era Mobil Listrik Makin Dekat, Produsen Knalpot, Oli, dkk Bakal Ketar-ketir?
  • Toyota Ngamuk, Avanza Veloz Baru Dibekali Fitur Secanggih C-HR
  • Dominan di Yamaha, Bos KTM Sejajarkan Quartararo dengan Marc Marquez
  • Desain Avanza Baru Gado-gado, Gabungkan Tampang SUV dan Bodi MPV
  • Intip Garasi Bupati Muba Dodi Reza yang Kena OTT KPK
  • Top! Satu Kontainer Motor Listrik Gesits Buatan RI Dikirim ke Senegal
  • Hiks.. Bos Ducati Sedih Lihat Rossi Pensiun Kalau Begini Akhirnya
  • 7 Alasan Mengapa Toyota Avanza Jadi Mobil Sejuta Umat
  • Formula E Resmi Digelar di Jakarta, Sirkuitnya Masih Tanda Tanya
  • Ini Daftar Mobil yang Enggak Laku di Indonesia, Penjualan 0 Unit
  • Cie... Avanza Veloz Terbaru Sudah Mejeng di Dealer
  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2021 carsreviewmagazine.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved


    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds