Berita Inforamsi Bola Terbaru 2021
Sekjen PBB Serukan Pemusnahan Senjata Nuklir | 4 Langkah Awal Memulai Perencanaan Keuangan di Usia 30, Investasi Tak Kenal Terlambat | Mengenal 14 Jenis Potongan Daging Sapi untuk Berbagai Jenis Masakan | Resep Comro atau Combro Pedas, Olahan Singkong Isi Oncom khas Sunda yang Gurih | 5 Olahan Cumi Khas Rumahan yang Bisa Jadi Obat Rindu Kampung Halaman | Penjelasan Polisi Soal Aksi Bagi Masker dengan Bawa Senjata di Wadas Purworejo | 7 Rekomendasi Serum Vitamin C Korea yang Ampuh Cerahkan Wajah, Bye Kulit Kusam! | Penelitian: Sahabat tapi Menikah Cenderung Punya Rumah Tangga Bahagia | Kata Penelitian, Batas antara Benci dan Cinta memang Tipis | Suka Squid Game? Ini 10 Tontonan Bertema Survival Game Mematikan Sejenis Buatmu | White Noise yang Ternyata Dapat Meningkatkan Kualitas Tidur, Apa Saja? | 5 Kue Jadul yang Masih Jadi Favorit Para Foodies di Tanah Air | Menaker Luncurkan Program Pemagangan di 5 Destinasi Wisata Super Prioritas | 7 Pohon Terbesar di Dunia Berdasar Volume Batang | Sering Dikira Kuliner Lokal, Ternyata Semur adalah Warisan Kuliner Belanda |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Jabar Matangkan Bansos Provinsi untuk Warga Terdampak PPKM

Oleh : Rista Simbolon (Via PojokSatu ) | Diterbitkan 2 Bulan yang Lalu | Short link: https://carsreviewmagazine.com/link/8528515

Bagikan Ke : Facebook Twitter


VIDEO: Indonesia Terburuk di Dunia Penanganan Covid-19

POJOKSATU.ID, Kota Bandung — Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) intens menyusun rencana penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.


Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jabar Dodo Suhendar melaporkan, Pemda Provinsi Jabar sedang mematangkan bansos yang bersumber dari APBD Provinsi Jabar.

Rencananya, bansos tersebut akan diarahkan untuk profesi-profesi yang terdampak PPKM, seperti seniman, budayawan, dan pedagang kaki lima (PKL).

“Bansos provinsi nantinya untuk mereka yang terkena dampak pandemi COVID-19, khususnya PPKM, sehingga tidak beraktivitas,” kata Dodo dalam jumpa pers via konferensi video, Kamis (22/7/2021).

Selain mematangkan sasaran penerima bansos, kata Dodo, Pemda Provinsi Jabar juga sedang menyusun jumlah sasaran dan besaran bansos.

Menurutnya, Pemda Provinsi Jabar akan menganggarkan sebesar Rp50 miliar untuk bansos provinsi.

“Jumlah masih belum pasti, baik jumlah sasaran ataupun nilainya. Tapi, kalau lihat kemarin (hasil rapat), minimal ada kurang lebih Rp50 miliar. Mudah-mudahan bisa bertambah. Ini gambaran (bansos) untuk di Jabar,” ucapnya.

bansos Jabar

Berita Pemprov Jabar

pemdaprov jabar

pemprov jabar

PPKM

VIDEO: Indonesia Terburuk di Dunia Penanganan Covid-19

Dodo pun menjelaskan, ada 13 pintu bansos formal selama PPKM berlangsung, mulai dari pemerintah pusat sampai pemerintah kabupaten/kota.


Ke-13 bansos tersebut, yakni (1) PKH Reguler Triwulan 3; (2) BNPT/Program Sembako Reguler; (3) Bantuan Sosial Tunai; (4) Bantuan Beras Cadangan Pemerintah untuk KPM PKH;

(5) Bantuan Beras Cadangan Pemerintah untuk BST; (6) Tambahan Bantuan Beras Cadangan Pemerintah untuk Pemkab/Pemkot. (7) Bantuan Beras 5 kg x 1 Bulan dari Dana Non-APBN dari Kantor Sekpres.

Kemudian, (8) Bansos Pemkab dan Pemkot (Kota Bandung, Kabupaten Ciamis, dan Kabupaten Bogor); (9) BLT Dana Desa; (10) Bantuan Pelaku Usaha Mikro; (11) Bantuan Diskon Listrik; (12) Kartu Prakerja; dan (13) Bantuan Subsidi Kuota Internet.

Dodo mengatakan, jumlah penerima ke-13 bantuan tersebut di Jabar mencapai 10.129.949 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan 4.362.641 orang.

Ia juga menjelaskan, ada penambahan penerima PKH dan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Jabar.

“Total Kepala Keluarga di Jabar itu sekitar 14 juta. Jika 10 juta menjadi KPM, berarti 68 persen dari seluruh keluarga di Provinsi Jabar mendapatkan bantuan sosial dari ke-13 sumber tersebut,” ucap Dodo.

BERIKUTNYA >

bansos Jabar

Berita Pemprov Jabar

pemdaprov jabar

pemprov jabar

PPKM

VIDEO: Indonesia Terburuk di Dunia Penanganan Covid-19

“Jumlah penerima PKH semula 1.718.362 KK menjadi 1.813.956 KK. Kemudian, jumlah penerima BST, dari 1.957.321 KK menjadi 2.060.882 KK.


Penambahan ini kemungkinan dari hasil usulan Pemda Provinsi maupun Pemda Kabupaten/Kota yang sudah masuk ke buffer stock data Kemensos, sudah ber-NIK valid dan padan dengan Kemendagri,” imbuhnya.

Menurut Dodo, Dinsos Jabar akan membuka layanan pengaduan dan informasi untuk menampung masyarakat yang terdampak PPKM, tapi belum menerima bantuan dari ke-13 sumber tersebut.

“Nanti, laporan tersebut akan disambungkan dengan sumber-sumber bantuan, baik dari pemerintah, lembaga, maupun organisasi nonpemerintah. Salah satunya dengan Baznas,” ucapnya.

(dia/adv/pojoksatu)

bansos Jabar

Berita Pemprov Jabar

pemdaprov jabar

pemprov jabar

PPKM



Jabar Matangkan Bansos Provinsi untuk Warga Terdampak PPKM | Bang Naga | on 7:16:57pm Senin 27 September 2021 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Jabar Matangkan Bansos Provinsi untuk Warga Terdampak PPKM
Description: Jabar Matangkan Bansos Provinsi untuk Warga Terdampak PPKM
Alamat: https://carsreviewmagazine.com/news/8528515/jabar-matangkan-bansos-provinsi-untuk-warga-terd-ak-ppkm.html
Artikel Terkait

                            Sekjen PBB Serukan Pemusnahan Senjata Nuklir

Sekjen PBB Serukan Pemusnahan Senjata Nuklir


Sumutkota.com ... Read More →









                            Kata Penelitian, Batas antara Benci dan Cinta memang Tipis

Kata Penelitian, Batas antara Benci dan Cinta memang Tipis


Sumutkota.com 1 ... Read More →






                            7 Pohon Terbesar di Dunia Berdasar Volume Batang

7 Pohon Terbesar di Dunia Berdasar Volume Batang


Sumutkota.com ... Read More →


Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Wujud Moge Petualang CB500X Terbaru di RI yang Harganya Setara Avanza Cs
  • Prediksi Bos Toyota: Semua Mobil Pakai Listrik, Jutaan Bakal Nganggur
  • Ini Wujud CFMoto 250SR yang Tak Lama Lagi Akan Rilis di Indonesia
  • Duh! Emak-emak Kena Tilang Ogah Turun dari Motor
  • Mulai Tahun Depan, Mobil Honda Bisa Disuruh-suruh Pakai Suara
  • Tampilan Baru Kawasaki Ninja 125 dan Z125, Keren Nggak?
  • Toyota Siapkan Fortuner 2.8, Lebih Baik dari Fortuner saat Ini?
  • Kawasaki Luncurkan Ninja 125 dan Z125 Terbaru, Ini Tampilannya
  • Banyak yang Belum Tahu, Ini Arti Kata Avanza dan Xenia

  • Terpopuler

  • Toyota Siapkan Fortuner 2.8, Lebih Baik dari Fortuner saat Ini?
  • Duh! Emak-emak Kena Tilang Ogah Turun dari Motor
  • Prediksi Bos Toyota: Semua Mobil Pakai Listrik, Jutaan Bakal Nganggur
  • Jangan Kaget, Punya Lamborghini Harus Siapin Duit Segini Tiap Tahun
  • Tampilan Baru Kawasaki Ninja 125 dan Z125, Keren Nggak?
  • Banyak yang Belum Tahu, Ini Arti Kata Avanza dan Xenia
  • Kawasaki Luncurkan Ninja 125 dan Z125 Terbaru, Ini Tampilannya
  • Mulai Tahun Depan, Mobil Honda Bisa Disuruh-suruh Pakai Suara
  • Serang RI Soal Papua, Vanuatu Nikmati Mobil Buatan Indonesia
  • Lamborghini Hotman Paris Masuk Bengkel Gara-gara Nganggur, Kok Bisa?
  • Kenapa Toyota Avanza Diproduksi di Pabrik Daihatsu?
  • Sepupu Vinales Meninggal Dunia, Manuver Marc Marquez Ikut Dikritik
  • Moge Petualang Honda CB500X Terbaru di RI, Harga Setara Avanza Cs
  • Ini 54 Wilayah yang Sudah Berlakukan SIM Online
  • Cegah Cekcok Di Jalan, Ini Pilihan Dashcam Mobil Murah Mulai dari Rp 500 Ribuan
  • Protes Keras! Pebalap Ini Pensiun Buntut Meninggalnya Sepupu Vinales
  • Sejarah Avanza: Lahir dari Krismon 1998, Harga Awal Rp 89,5 Juta
  • Perpanjang STNK Milik Orang Lain Bisa Via Online, Asal...
  • Baru Launching di Indonesia, ATV CFMoto Langsung Ludes Terjual
  • Mevvah! Wanita Ini Belanja Tempe Pakai Vespa Christian Dior Seharga Rp 1,35 Miliar
  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2021 carsreviewmagazine.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved


    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds