Berita Inforamsi Bola Terbaru 2021
Sekjen PBB Serukan Pemusnahan Senjata Nuklir | 4 Langkah Awal Memulai Perencanaan Keuangan di Usia 30, Investasi Tak Kenal Terlambat | Mengenal 14 Jenis Potongan Daging Sapi untuk Berbagai Jenis Masakan | Resep Comro atau Combro Pedas, Olahan Singkong Isi Oncom khas Sunda yang Gurih | 5 Olahan Cumi Khas Rumahan yang Bisa Jadi Obat Rindu Kampung Halaman | Penjelasan Polisi Soal Aksi Bagi Masker dengan Bawa Senjata di Wadas Purworejo | 7 Rekomendasi Serum Vitamin C Korea yang Ampuh Cerahkan Wajah, Bye Kulit Kusam! | Penelitian: Sahabat tapi Menikah Cenderung Punya Rumah Tangga Bahagia | Kata Penelitian, Batas antara Benci dan Cinta memang Tipis | Suka Squid Game? Ini 10 Tontonan Bertema Survival Game Mematikan Sejenis Buatmu | White Noise yang Ternyata Dapat Meningkatkan Kualitas Tidur, Apa Saja? | 5 Kue Jadul yang Masih Jadi Favorit Para Foodies di Tanah Air | Menaker Luncurkan Program Pemagangan di 5 Destinasi Wisata Super Prioritas | 7 Pohon Terbesar di Dunia Berdasar Volume Batang | Sering Dikira Kuliner Lokal, Ternyata Semur adalah Warisan Kuliner Belanda |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Doa Lintas Agama, Ridwan Kamil Doakan Masyarakat Dilindungi dari COVID-19

Oleh : Rista Simbolon (Via PojokSatu ) | Diterbitkan 2 Bulan yang Lalu | Short link: https://carsreviewmagazine.com/link/8499643

Bagikan Ke : Facebook Twitter


Bantu 10 keluarga di desa dengan qurban Anda. Qurban di sini saja!

POJOKSATU.id, KOTA BANDUNG – Pemda Provinsi Jawa Barat menggelar acara doa bersama lintas agama untuk kesehatan dan keselamatan masyarakat. Acara doa bersama tersebut diselenggarakan secara virtual dari Gedung Pakuan Bandung, Selasa (13/7/2021).


Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, doa bersama lintas agama ini sangat penting untuk memberikan semangat kembali kepada masyarakat di tengah pandemi COVID-19. Apalagi saat ini kasus sedang melonjak.

Ridwan Kamil menambahkan, dalam beberapa hari terakhir ada banyak sekali berita duka yang ia terima di telepon genggamnya. Dirinya meyakini kejadian ini juga dialami oleh banyak orang termasuk masyarakat Jawa Barat.

Menurut Ridwan Kamil, situasi ini merupakan kondisi yang luar biasa pahit. Oleh karena itu, sebagai manusia biasa, semua orang membutuhkan kekuatan batin agar usaha dan ikhtiar yang saat ini sedang dilakukan dalam menyelamatkan nyawa diberi kemudahan dan perlindungnan oleh Tuhan YME.

“Sehari ada 5-10 berita duka di handphone saya. Saya juga meyakini bahwa di handphone masing-masing berseliweran notifikasi berita duka ada seorang ibu yang meninggal keluarganya, kakak yang meninggalkan adiknya, sahabat saya juga tadi berpulang pukul 17 mendapat pesan dari mereka yang kehilangan keluarga tercinta,” kata Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil juga memohon maaf atas penerapan kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dianggap tidak nyaman bagi beberapa orang. Dengan adanya PPKM Darurat ini diharapkan bisa menekan kasus aktif harian.

Karena salah satu cara untuk mencegah penularan dengan menurunkan mobilitas. Apalagi saat ini ada varian baru dari virus COVID-19 di mana tingkat penyebarannya mencapai 5 sampai 10 kali lipat.

Menurutnya, kunci dari situasi yang buruk ini adalah mengurangi mobilitas. Karena hasil kajiannya semakin tinggi mobilitas maka dalam hitungan hari rumah sakit-rumah sakit betul-betuk tidak akan menampung lagi pasien. Sehingga dengan mengurangi mobilitas mudah-mudahan masih bisa mengendalikan.

“Kita tidak ingin melihat Jawa Barat ada jenazah yang tidak terurus yang mungkin terlambat di parkiran, di jalanan,” kata Ridwan Kamil.

Dirinya menyadari banyak orang yang terdampak penghasilannya karena adanya PPKM darurat ini. Namun hal ini harus dilakukan untuk mengurangi potensi penularan dan juga jatuhnya korban jiwa.

“Dan kita tidak ingin ada pasien mengatre jauh dari kelayakan oleh karena itu atas nama pemerintah saya mewakili pemerintah pusat menghaturkan permohonan maaf kepada ketidaknyaman bagi mereka-mereka yang tertahan pencharian rezekinya atau kegiatan-kegiatan esensialnya semata-mata inilah inhtiar yang menurut ilmu harus kita lakukan,” kata pria yang kerap disapa Kang Emil.

Apalagi kondisi rumah sakit di Jawa Barat saat ini sedang tidak baik-baik saja. Angka keterisian rumah sakit sudah berada di atas batas yang diterapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan pemerintah.

“Kondisi rumah sakit di Jawa Barat hari ini sedang tidak baik-baik saja. Standar pengendalian menurut ilmu dalam konteks WHO adalah 60 persen. Pemerintah pusat menaikkan standar kedaruratan 70 persen. Kita sudah 90 persen. Oleh karena itu ini dalam kondisi yang harus dintervensi,” kata Kang Emil.

Belum lagi, jumlah masyarakat yang menjalani isolasi mandiri juga cukup banyak. Dari 90.000 jumlah kasus aktif di Jawa Barat, hanya 20.000 yang dirawat di rumah sakit sedangkan sisanya atau lebih dari 80 persen melakukan isolasi mandiri.

“Oleh karena itu kita titip kita kirimkan doa kita kepada 70.000 pasien-pasien yang sedang merawat diri di rumah-rumah kita haturkan doa kita menembus langit untuk menguatkan hati dan mental kepada perawat tenaga kesehatan dan pahlawan-pahlawan yang hari ini jam ini menit sedang bergerak untuk menyelamatkan nyawa manusia,” kata Ridwan Kamil.

Meskipun begitu, Pemda Provinsi Jawa Barat juga melakukan beberapa upaya untuk membantu pasien yang menjalani isolasi mandiri. Misalnya dengan menyediakan layanan telekonsultasi dan obat gratis yang diberikan kepada masyarakat yang sedang isolasi mandiri.

Selain itu, pemerintah Provinsi Jawa Barat juga melakukan beberapa upaya untuk menjaga ketersediaan oksigen. Misalnya dengan bekerja sama bersama beberapa pihak untuk penyediaan tabung oksigen.

“Kita juga sudah memulai mengendalikan kelangkaan oksigen akan dibagikan ke rumah sakit-rumah sakit puskesmas kita dapatkan dari Pulau Sumatera sampai Kalimantan dari Pulau Sulawesi sampai Singapura kita upayakan demi keselamatan jiwa rakyat yang kita cintai,” kata Kang Emil.

Selain itu, pemerintah juga terus menggencarkan vaksinasi kepada masyarakat. Memang vaksinasi tidak membuat masyarakat kebal dari COVID-19, namun vaksin bisa melindungi dari gejala-gejala berat.

Apalagi, menurut Ridwan Kamil pasien sebagian besar pasien COVID-19 yang meninggal di Jabar terdata belum mendapatkan vaksin. Oleh karena itu Ridwan Kamil mengajak kepada pemuka agama untuk mengajak jamaahnya untuk berlomba-lomba divaksin.

“Vaksinasi akan terus kita lakukan, karena vaksinasi penting ibaratnya vaksinasi pasti Kenapa sudah divaksin masih bisa terkena COVID-19, karena vaksin ini pada dasarnya tidak bisa melindungi 100 persen tapi memaksimalkan perlindungan. Ibarat pakai payung masih kecipratan air hujan yapi tidak basah kuyup, dengan vaksin mungkin kita masih bisa kena COVID tapi cepat sembuhnya dibandingkan tidak divaksin,” kata Kang Emil.

(adv)

pemprov jabar

Ridwan Kamil



Doa Lintas Agama, Ridwan Kamil Doakan Masyarakat Dilindungi dari COVID-19 | Bang Naga | on 7:57:51pm Senin 27 September 2021 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Doa Lintas Agama, Ridwan Kamil Doakan Masyarakat Dilindungi dari COVID-19
Description: Doa Lintas Agama, Ridwan Kamil Doakan Masyarakat Dilindungi dari COVID-19
Alamat: https://carsreviewmagazine.com/news/8499643/doa-lintas-agama--ridwan-kamil-doakan-masyarakat-dilindungi-dari-covid-19.html
Artikel Terkait

                            Sekjen PBB Serukan Pemusnahan Senjata Nuklir

Sekjen PBB Serukan Pemusnahan Senjata Nuklir


Sumutkota.com ... Read More →














                            7 Pohon Terbesar di Dunia Berdasar Volume Batang

7 Pohon Terbesar di Dunia Berdasar Volume Batang


Sumutkota.com ... Read More →


Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Makin Laris! Penjualan Mobil Listrik Wuling Tembus 40.000 Unit Sebulan
  • Wujud Moge Petualang CB500X Terbaru di RI yang Harganya Setara Avanza Cs
  • Prediksi Bos Toyota: Semua Mobil Pakai Listrik, Jutaan Bakal Nganggur
  • Ini Wujud CFMoto 250SR yang Tak Lama Lagi Akan Rilis di Indonesia
  • Duh! Emak-emak Kena Tilang Ogah Turun dari Motor
  • Mulai Tahun Depan, Mobil Honda Bisa Disuruh-suruh Pakai Suara
  • Tampilan Baru Kawasaki Ninja 125 dan Z125, Keren Nggak?
  • Toyota Siapkan Fortuner 2.8, Lebih Baik dari Fortuner saat Ini?
  • Kawasaki Luncurkan Ninja 125 dan Z125 Terbaru, Ini Tampilannya

  • Terpopuler

  • Duh! Emak-emak Kena Tilang Ogah Turun dari Motor
  • Toyota Siapkan Fortuner 2.8, Lebih Baik dari Fortuner saat Ini?
  • Prediksi Bos Toyota: Semua Mobil Pakai Listrik, Jutaan Bakal Nganggur
  • Makin Laris! Penjualan Mobil Listrik Wuling Tembus 40.000 Unit Sebulan
  • Wujud Moge Petualang CB500X Terbaru di RI yang Harganya Setara Avanza Cs
  • Tampilan Baru Kawasaki Ninja 125 dan Z125, Keren Nggak?
  • Jangan Kaget, Punya Lamborghini Harus Siapin Duit Segini Tiap Tahun
  • Banyak yang Belum Tahu, Ini Arti Kata Avanza dan Xenia
  • Kawasaki Luncurkan Ninja 125 dan Z125 Terbaru, Ini Tampilannya
  • Mulai Tahun Depan, Mobil Honda Bisa Disuruh-suruh Pakai Suara
  • Serang RI Soal Papua, Vanuatu Nikmati Mobil Buatan Indonesia
  • Lamborghini Hotman Paris Masuk Bengkel Gara-gara Nganggur, Kok Bisa?
  • Kenapa Toyota Avanza Diproduksi di Pabrik Daihatsu?
  • Sepupu Vinales Meninggal Dunia, Manuver Marc Marquez Ikut Dikritik
  • Moge Petualang Honda CB500X Terbaru di RI, Harga Setara Avanza Cs
  • Ini 54 Wilayah yang Sudah Berlakukan SIM Online
  • Cegah Cekcok Di Jalan, Ini Pilihan Dashcam Mobil Murah Mulai dari Rp 500 Ribuan
  • Protes Keras! Pebalap Ini Pensiun Buntut Meninggalnya Sepupu Vinales
  • Sejarah Avanza: Lahir dari Krismon 1998, Harga Awal Rp 89,5 Juta
  • Perpanjang STNK Milik Orang Lain Bisa Via Online, Asal...
  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2021 carsreviewmagazine.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved


    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds